Routing Dynamic (OSPF) Menggunakan GNS3

Routing Dynamic (OSPF) Menggunakan GNS3

13 November 2018 0 By ihsan

Roting Dinamic Di Mikrotik GNS3 (OSPF)

A. Pengertian & Penjelasaan

OSPF Merupakan protokol routing link state dan digunakan untuk

menghubungkan router-router yang berada dalam satu Autonomous System (AS)

sehingga protokol routing ini termasuk juga kategori Interior Gateway Protocol (IGP).

Autonomous System itu sendiri merupakan kumpulan  router-router yang berada

dibawah kendali administator dan strategi routing yang sama.

OSPF pertama kali deikembangkan pada tahun 1987 oleh Internet Engineering Task

Force (IETF) dan yang pertama kali dipublikasikan adalah OSPFv1. OSPFv1 ini tidak

pernah diimplementasikan dan selalu  disempurnakan. Pada tahun 1991, OSPFv2

dipublikasikan oleh John Moy melalui RFC1247 dan juga selalu mengalami

penyempurnaan.

RFC untuk OSPF yang digunakan saat ini adalah RFC yang di-update pada tahun 1998

dan dikenal dengan RFC2328. Saat ini juga telah ada OSPFv3 yang ditujukan untuk

implementasi jaringan yang menggunakan IP Address versi 6 (IPv6).Untuk OSPFv3

dipublikasikan melalui RFC2740 pada tahun 1999 dan kemudian disempurnakan pada

tahun 2008 melalui RFC5340.

B. Alat Dan Bahan

  • Laptop
  • GNS3
  • VitualBox
  • Mikrotik

C. Langkah Pengerjaan

1. Jadi di sisi saya akan mencoba membuat routing dynamic (OSPF) di dalam routing di

namic itu ada pilihan nya, dari (OSPF,EIRGP,RIP DLL) dan masing pilihan ada

konfigurainya berbeda.

2. Sebelum anda memasuki Routing Dinamic, Pelajari dulu yang routing static. Di sini

saya memakai 4 buah Mikrotik dan 1 buah host (Client) 2 Buah Vpcs dan 1 buah

Debian (server). Kita mulai.

3.Oke di sini kalian hasrus terlebih dahulu mengetahui topologi nya.

4. Jika sudah kalian fahami dan mengerti. Lanjut untuk mengasih IP Address Di Mikrotik

nya serta routing ospf nya, seperti di bawah ini.

5. Selenjutnya di Mikrotik 2

6. Kemudian di Mikrotik 3

7. Lalu di Mikrotik 4

8. Jadi yang di atas itu, kalian memasukan seluruh network nya, berfungsi sebagai mencari informasi secara otomatis dan menggunakan tabel Routing secara otomatis, dan hasil nya seluruh network terkumpul.

9. Kalian lihat Di Mikrotik 1

Nah di atas itu ada beberapa keterangan yang sudah ada penjelasan di atas nya. kemudian

jika ada huruf (Ado Aktive Dynamic Ospf) kalian sudah bisa ping ke semua router nya

10. Kalian coba Test dengan PING dari Mikrotik 1 ke yang lain nya.

Mikrotik 1 Mikrotik 2

Mikrotik 1 Mikrotik 3

Mikrotik 1 Mikrotik 4

11. Pengujian untuk client sama saja di test dengan ping dari semua router ke client,

contoh 1 nya seperti yang di bawah ini.

12. Kalian Test seperti yang di atasi, jiksa semua nya sudah terhubung maka sudah jadi

routing OSPF nya.

Itu saja yang bisa saya berikan, jika msaih banyak kekurangan nya, bisa di kasih saran dan kritik,

Sekian dan Terima kasih Byee