Cara Membuat Fileover di Mikrotik Menggunakan GNS3

Cara Membuat Fileover di Mikrotik Menggunakan GNS3

13 November 2018 0 By ihsan

Membuat Fileover Di Mikrotik Menggunakan GNS3

A. Penjelasan

Failover adalah mode operasional cadangan di mana fungsi

komponen sistem (seperti prosesor, server, jaringan, atau database,

misalnya) diasumsikan oleh komponen sistem sekunder ketika

komponen utama menjadi tidak tersedia baik melalui kegagalan atau

down time terjadwal. Digunakan untuk membuat sistem lebih toleran

terhadap kesalahan, failover biasanya merupakan bagian integral dari

sistem mission-critical yang harus selalu tersedia. Prosedur ini

melibatkan pemindahan tugas secara otomatis ke komponen sistem siaga

sehingga prosedurnya semudah mungkin bagi pengguna akhir. Failover

dapat berlaku untuk semua aspek sistem: di dalam komputer pribadi,

misalnya, failover mungkin merupakan mekanisme untuk melindungi

prosesor yang gagal; dalam jaringan, failover dapat diterapkan ke

komponen jaringan atau sistem komponen apa pun, seperti jalur koneksi,

perangkat penyimpanan, atau server Web.

B. Alat Dan Bahan

  • Laptop
  • GNS3
  • OS (MIkrotik)
  • Internet
  • VirtualBox

C. Langkah Pengerjaan

1. Oke di sini saya akan membuat fileover Mikrotik Menggunakan GNS3. Misal kalian belum mengerti bisa di lihat pengertian nya terlebih dahulu, kita mulai go go go

2. Sebelum masuk ke konfigurasi nya, saya menunjukan topologi yang saya buat seperti ini.

3. Kalian pahami terlebih dahulu topologi yang saya buat. Terus di

pahami.

4. kemudian jika kalian sudah memahami nya, kita langsung saja.

5. Di Sini fungsi nya faileover itu adalah bisa mem backup link yang

lain nya, jadi jika link nya yang satu mati, link satu masih bisa di

gunakan atau bisa terhubung kembali. Contoh nya, di sini saya membuat

link ke router 4 dan melewati gateway 13.13.13.0/30 yang terputus

makan link yang satu lagi akan membackup llink nya yaitu

10.10.10.0/30 itu akan aktif dan membuat router 1 bisa terhubung ke

router 4.

6. Oke langkah yang paling pertama, kalian haru

membuat/menambahkan Ip Address ke masing-masing router.

Router 1

Router 2

Router 3

Router 4

7. Langkah yang kedua ialah, kalian lagsung routing, di sini saya akan

memakai routing ststic, kenapa?? Karena routing static itu lebih jelas

jalan nya dan tujuan nya.

di bawah ini saya tambahkan konfigurasi nya yaitu distance, jadi

distance itu berfungsi sebagai menentukan router mana yang jalur nya

lebih di petingkan, jadi semakin nilai distance kecil maka akan

diprioritraskan oleh system jalurnya

Routing Router 1

Routing Router 2

Routing Router 3

Routing Router 4

8. jika sudah kalian periksa di Router Mikrotik1. Di bawah ini jalur

gateway nya belum down, jadi saya akan medown kan untuk melihat

perbedaan nya

9. Kalian Downkan,

Router Mikrotik1.

Router Mikrotik 2.

Jika sudah, kalian chek dengan tool traceroute dari router 1 ke router 4

jika ingin berkomunikasi, sebelum di chek saya putuskan kabel

13.13.13.0/30.

10. Kemudian Kalian Chek dengan Tool traceroute, seperti yang ada di

bawah ini.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, lebih kurang nya mohon maaf,

“Sekian Dan Terimakasih”