Mengkonfigurasi DNS Server

Mengkonfigurasi DNS Server

29 Agustus 2018 0 By ihsan

Mengkonfigurasi DNS Server

  1. KOMPETENSI

Mengkonfigurasi DNS Server

  1. SUB KOMPETENSI
  2. Mampu menjelaskan tentang konsep DNS
  3. Mampu melakukan instalasi DNS server pada linux server
  4. Mampu mengkonfigurasi DNS server pada linux server
  5. ALAT DAN BAHAN
  6. Laptop
  7. Pc server
  8. Iso linux
  9. Internet
  10. KESELAMATAN KERJA
  11. Untuk memulai dan mengakhiri kerja. Perhaikan setiap petunuki operasional
  12. Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya
  13. LANGKAH KERJA
  14. Eksplorasi tentang
  15. Pengertian DNS server

Domain Name System atau yang di singkat dengan DNS adalah sebuah system

yang berfungsi menterjemahkan alamat ip ke nama domain atau sebaliknya,

dari nama domain ke alamat IP Jadi, host computer mengirimkan queries

berupa nama computer dan domain name server yang kemudian di petakan ke

dalam alamat IP oleh DNS.

DNS di temukan pada tahun 1983 oleh Paul Mockapetris, dengan spesifikasi

awal RFC 882 dan 883, Empat tahun. Dengan menggunakan DNS, pengguna

tidak perlu lagi menghafalkan alamat IP dari sebuah komputer maupun

situs pada jaringan internet. Cukup menghafalkan host name atau nama

domainnya saja. Bisa jadi alamat IP pada sebuah komputer bisa berubah,

tetapi host name (nama komputer) tidak dapat berubah. Maka dari itu,

DNS cenderung konsisten. DNS sangat mudah diimplementasikan dengan

protokol internet seperti TCP/ IP.

ii. Cara kerja DNS server

Untuk kerja DNS memerlukan program client yang bernama esolver

untuk menghubungkan setiap computer user dengan server DNS.

Resolver yang di maksud adalah web browser dan mail client.

kita bisa sedikit mendeskripsikan cara kerja server DNS sebagai berikut :

  1. DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat

 

host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.

  1. DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh

resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian

disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.

  1. DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang
  2. telah ditentukan oleh pengguna.
  3. Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.
  4. Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka

pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh

server

.Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi

server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah

ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan ke client

(melalui web browser).

Jadi, jika apa yang dicari di server DNS pertama tidak ditemukan. Pencarian

dilanjutkan pada server DNS kedua dan seterusnya dengan 6 proses yang

sama seperti di atas. Perlu dicatat, pencarian dari client ke sejumlah server

DNS dikenal dengan istilah proses pencarian iteratif sedangkan proses

pencarian domain antar server DNS dikenal dengan istilah pencarian rekursif.

Bernyatakan sumber :

https://www.nesabamedia.com/pengertian-fungsi-dan-cara-kerja-dns-pada-jaringan-komputer/

D). Cara Kerja DNS server

1. Pertama yang harus kita lakukan adalah. Melakukan instalasi DNS pada server,

perintah nya :

“apt-get install bind9”

Jangn lupa ketik y untuk melanjutkan instalasi

 

2. Kemudian kamu masuk ke dalam file directory nya bind9 dengan perintah cd

/etc/bind. Dan kalian masuk pada konfigurasi bind9 dengan perintah nano

named.conf.default-zones.

 

3. Sesudah itu kalian sisi pengaturan untuk DNS nya, kalian tinggal mencontoh perntah yang sudah ada sebelum nya, yang harus di ganti adalah :

Localhost => isi nama DNS kalian (kamu.com)

db.local => isi db yang kalian buat

127 arpa => isi dengan alamat ip mu, tapi dengan penulisan terbalik contoh nya (192.168.10.1 => 10.168.192) di ambil 3 sebelum terakhir

Db 127 => di ganti jadi db 192

Jangan lupa ketika ada perubahan dan sudah tulis ctrl*o lalu “Enter” setelah itu tulis

ctrl*x

4. jika sudah. Copy folder db.local ke db.kamu dan mengcopy folder db.127 db.192 dengan

mengetikkan perintah cp db.local db.kamu setelah itu “Enter”, dan di ketikkan perintah cp \

db.127 db 192 setelah itu di “Enter”, seperti gambar yang ada di bawah,

5. kalau sudah, langkah selanjutnya adalah menuju ke directory kamu dan konfigurasi di

directory nya. Untuk menuju ke sana perintah nya

“nano db.kamu”

Gantilah localhost menjadi nama domain kalian, seperti yang sudah saya tandakan berwarna

merah . untuk yang berwana kuning gantilah dengan ip address server kalian. Seperti yang

ada di bawah.

6 kalau sudah langkah selanjutnya menuju directory 192. Dengan perintah

“nano db.192”

Terus gantilah nama localhost menjadi domain yang di buat tadi, seperti tanda merah yang

ada di bawah. Untuk tanda yang berwana coklat gantilah dengan angka terakhir ip address

server nya.

7 jika semua nya sudah selesai dan tidak ada yang salah maka tahap selanjutnya ketik peritah

“nano/etec/resolv.conf”

Lalu ketik kan ketika nameserver ipaddress_server. Seperti gambar di bawah.

Gambar yang di atas ip yang benar adalah 192.168.10.1

8 lalu di resrtart dengan perin restarttah

“/etc/init.d/bind9 restart”

9 Jika sudah, check lah DNS kamu apakah sudah benar atau belum, cara mengcek nya, tuliskan

perintah nslookup domain_kalian (nslookup kamu.com), apabila sudah benar maka akan

muncul seperti yang di bawah.

 

10. setelah itu kalian check di client apakah sudah benar atau belum, jika benar akan muncu,

jika tidak, tidak akan muncul, cara check nya di browser masing-masing, tapi sebelum kalian

mengceknya, pastikan kalian sudah menyetting dari mulai ip nya, netmask, maupun DNS nya

seperti ini.

11. jika sudah di setting, saatnya kalian coba di web browser kalian, jika domain nya tidak bisa,

maka dengan ip nya tersebut seperti di bawah ini.